Suntik Lutut untuk Atasi Nyeri Lutut Kronik

Saat obat-obatan oral atau minum tidak lagi mampu mengatasi kondisi nyeri lutut yang dialami seseorang. Terapi suntik lutut  atau injeksi mungkin bisa membantu. Sebelum pilihan terapi operasi pengantian lutut sebagian atau seluruhnya dilakukan.

Dikatakan oleh Prof. Dr. Darto Satoto SpAn(K), Dokter Spesialis Anastesi Lamina Pain and Spine Center, Jakarta. Saat obat (oral) minum tidak mampu lagi mengatasi nyeri pada lutut seseorang, namun Anda enggan melakukan tindakan operasi pada lutut.

Terapi Nyeri Suntik Lutut

Pemilihan terapi injeksi atau suntik mungkin bisa menjadi solusi atasi nyeri pada lutut. Beberapa jenis terapi untuk mengatasi nyeri lutut diantaranya;

1. Suntikan Asam Hyaluronic. Normalnya, pada sendi yang sehat terdapat asam hyaluronic yang berfungsi sebagai peredam kejut sekaligus peluman sendi lutut. Memungkinkan sendi lutut berfungsi lancar/ normal sebagaimana mestinya. Berkurangnya asam hyaluronic menyebabkan meningkatnya risiko osteoarthritis pada seseorang. Diharapkan dengan pemberian asam hyaluronic dari luar tubuh menggunakan suntikan dapat mengurangi rasa sakit yang muncul dan peradangan yang terjadi pada sendi lutut.

Pemberian suntikan asam hyaluronic diberikan pada pasien seminggu sekali dengan durasi selama tiga hingga lima minggu. Tergantung pada produk asam hyaluronic yang diberikan. Sebelum suntikan asam hyaluronic diberikan sebagian cairan sendi dikeluakan untuk memberikan ruang bagi asam hyaluronic.

2. Suntikan Kortikosteroid – Pemberian suntikan kortikosteroid pada kasus nyeri lutut bertujuan untuk menghilangkan gejala rasa sakit dan mengurangi inflamasi pada sendi lutut secara cepat. Dalam literature medis disebutkan bahwa pemberian suntikan kortikosteroid. Setidaknya mampu mengatasi nyeri lutut beberapa hari hingga setidaknya 6 bulan.

Injeksi kortikosteroid dikatakan baik diberikan karena mampu secara khusus mengatasi nyeri lutut atau sesuai dengan target yang diharapkan. Dibandingkan dengan pemberian kortikosteroid oral, namun keduanya tetap memiliki risiko masing-masing.

Satu hal yang paling dikhawatirkan dari pemberian suntikan kortikosteroid secara berulang adalah meningkatnya kerusakan tulang rawan sendi. Untuk mengurangi hal ini dokter akan mempertimbangkan kondisi masing-masing pasien dengan pemberian dosis yang berbeda sesuai anjuran.

 

Baca Juga : Nyeri Sendi Lutut Sembuh Dengan Platelet-Rich Plasma (PRP)

 

3. Arthrocentesis – Disebut juga aspirasi cairan sendi, yakni sebuah tindakan medis yang dilakukan untuk mengeluarkan cairan sendi melalui jarum berlubang yang di suntikan kedalam ruang sendi lutut. Tujuan utama dilakukan tindakan ini adalah untuk mengambil sampel laboratorium.

Namun disisi lain dapat dilakukan ketika cairan sendi pada lutut seseorang berlebihan, yang umumnya ditandai dengan bengkak dan kemerahan. Pengeluaran cairan selanjutnya dapat meredakan rasa sakit yang dialami pasien. Pada prosedur ini dokter seringkali melakukan pemberian obat seperti kortikosteroid atau obat anastesi. Untuk mengurangi rasa sakit atau peradangan yang dikeluhkan pasien secara bergantian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34B, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2503-1853

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Appointment Now