Nyeri Lutut Kapan harus ke Dokter

Nyeri lutut umumnya terasa lebih hebat pada saat lutut digerakkan. Nyeri lutut dapat muncul seketika saat seseorang mengalami cedera, atau muncul secara bertahap dan bertambah parah seiring waktu. Beberapa gejala yang muncul pada pasien seperti; lutut tampak kemerahan, bengkak, dan terasa hangat. Lutut mengeluarkan suara gemeretak (bunyi ‘kretek-kretek’).

Nyeri Lutut Kapan harus ke Dokter

  1. Tidak bisa berdiri dengan sempurna, karena lutut terasa tidak stabil.
  2. Lutut terasa lemas ketika mencoba berdiri atau berjalan.
  3. Lutut sulit untuk ditekuk dan diluruskan.
  4. Nyeri lutut disertai demam.
  5. Lutut tampak mengalami perubahan bentuk.

Seseorang yang mengalami obesitas lebih rentan mengalami nyeri lutut. Konsultasikan dengan dokter gizi mengenai pola makan yang baik untuk menjaga berat badan ideal.

Penyebab Nyeri Lutut

Salah satu penyebab lutut sakit adalah cedera pada lutut. Bila lutut mengalami cedera, beberapa jaringan yang menyusun lutut, seperti tulang rawan atau tulang, dapat terganggu. Gangguan pada jaringan penyusun lutut akibat cedera bisa berupa:

  • Ligamen atau jaringan antar tulang di sendi lutut terkilir.
  • Ligamen lutut robek, misalnya akibat cedera ligamen lutut anterior.
  • Tulang rawan robek.
  • Bursitis.
  • Dislokasi tulang tempurung lutut.
  • Patah tulang tempurung lutut, tulang paha, atau tulang kering.

Selain karena cedera, lutut sakit juga dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti:

  • Rheumatoid arthritis
  • Osteoarthritis
  • Penyakit asam urat (gout)
  • Infeksi pada lutut
  • Kanker yang menyebar ke sendi lutut
  • Penyakit Osgood-Schlatter

Mengingat fungsinya yang cukup berat dalam menopang berat tubuh, sendi lutut rentan mengalami kerusakan. Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami cedera atau penyakit pada lutut hingga menyebabkan nyeri lutut adalah:

  1. Berat badan berlebih.
  2. Pernah mengalami cedera lutut.
  3. Memiliki kebiasaan merokok.
  4. Memiliki pekerjaan yang mengharuskan sering berlutut, mengangkat benda berat, atau melakukan aktivitas fisik yang berat, misalnya pekerja bangunan atau olahragawan.

Baca Juga : 4 Cara Mudah untuk Mengatasi Lutut yang Terasa Nyeri

Identification Nyeri Lutut

Untuk penderita nyeri lutut, Prof. dr. Darto Satoto, SpAn(K), akan menanyakan gejala sakit lutut secara detail, meliputi kapan munculnya nyeri, seberapa parah nyeri yang dirasakan, dan apakah pernah mengalami cedera atau tidak. Prof. Darto sebagai pakar lutut, juga akan menanyakan apakah pasien pernah menjalani operasi atau prosedur medis lainnya di bagian lutut. Dokter kemudian akan memeriksa lutut yang sakit dengan cara:

  1. Melihat kondisi lutut, untuk mencari adanya pembengkakan, kemerahan, atau lebam di sekitar lutut.
  2. Meraba dan merasakan perubahan pada lutut, misalnya kulit sekitar lutut menjadi hangat atau kelainan pada bentuk sendi lutut.
  3. Menggerakkan lutut, untuk melihat seberapa besar kekakuan atau hambatan pergerakan lutut.
  4. Setelah melakukan pemeriksaan lutut, dokter akan melakukan pemindaian pada lutut, misalnya dengan Rontgen, USG, CT scan, atau MRI. Melalui pemindaian, dokter dapat melihat kondisi lutut penderita dan mengetahui penyebab nyeri lutut.
  5. Dokter juga juga akan melakukan tes darah apabila nyeri lutut diduga disebabkan oleh suatu penyakit, seperti infeksi atau penyakit asam urat.

Pengobatan Nyeri Lutut

Pengobatan untuk lutut sakit bergantung pada penyebabnya. Setelah mengetahui penyebab sakit lutut yang diderita pasien, dokter baru bisa memberikan pengobatan yang sesuai. Pengobatan dapat berupa:

  1. Obat-obatan. Obat-obatan bertujuan untuk meredakan nyeri lutut maupun mengobati penyebab nyeri tersebut. Untuk meredakan nyeri, dokter dapat memberikan paracetamol atau obat antiinflamasi nonsteroid.
  2. Fisioterapi. Fisioterapi bertujuan untuk melatih dan menguatkan otot di sekitar lutut, sehingga sendi lutut lebih stabil. Jika diperlukan, misalnya pada penderita osteoarthritis, dokter akan menyarankan penggunaan alat penyangga lutut (knee support) untuk meredakan nyeri lutut.
  3. Suntik sendi. Penyuntikan obat ke sendi lutut dilakukan untuk meredakan nyeri. Zat yang disuntikkan dapat berupa kortikosteroid, asam hialuronat, atau platelet-rich plasma (PRP). Tanyakan mengenai manfaat dan risiko dari suntik obat ke sendi.
  4. Jika sakit lutut yang diderita sangat parah dan metode pengobatan di atas tidak berhasil meredakan lutut sakit, dokter dapat melakukan operasi, seperti arthroskopi atau operasi penggantian sendi lutut.

Untuk mempercepat pemulihan nyeri lutut sekaligus mencegah komplikasi, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan di rumah, yaitu:

  • Mengompres lutut dengan es untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit pada lutut.
  • Meminimalkan gerakan pada lutut, misalnya dengan penggunaan knee assistance .
  • Memosisikan kaki lebih tinggi dari lutut, misalnya dengan meletakkan kaki di atas bantal, untuk mengurangi pembengkakan pada lutut.
  • Banyak beristirahat, untuk mengurangi tekanan pada lutut sehingga dapat pulih lebih cepat.

Komplikasi Nyeri Lutut

Komplikasi yang muncul tergantung pada penyebab lutut sakit. Misalnya, osteoarthritis dapat menimbulkan kerusakan sendi lutut dan perubahan bentuk tungkai.

Pencegahan Nyeri Lutut

Untuk menjaga kesehatan sendi lutut dan mencegah cedera lutut, dapat dilakukan langkah-langkah sederhana di bawah ini:

  1. Selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga serta peregangan setelah selesai berolahraga.
  2. Menggunakan sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki atau yang menyangga kaki dengan baik saat olahraga.
  3. Meningkatkan intensitas dan frekuensi olahraga secara bertahap, dari yang ringan ke yang berat.
  4. Menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kemampuan dan kondisi tubuh.

Untuk mengurangi tekanan pada lutut yang dapat menyebabkan lutut sakit, jagalah berat badan tetap perfect . Selain itu, sakit lutut juga dapat dicegah dengan tidak merokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34B, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2503-1853

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Appointment Now